Beberapa saat lalu, saya dapat nasihat dari orang yang menjalani bisnis secara offline. Begini katanya..
"Menjalani bisnis online itu enak ya. Kalau sistemnya sudah jalan, bisa ditinggal tidur terus besok udah dapat uang."
Memang betul sih. Saya seringkali memang begitu. Kirim email, tinggal tidur, besok cek jarang sekali tidak ada earning.
"Cuma ada kekurangannya.." kata si jagoan offline ini lagi. Dalam pikiran saya berpikir masa sih ada yang lebih baik lagi?
"Kekurangannya adalah kamu jadi kaya sendiri dan tidak bisa memberikan
berkah bagi orang lain. Kalau dalam bisnis offline, kita itu banyak hire
karyawan dan memberikan makan buat berapa keluarga. Coba kamu sendiri
hitung"
Lalu saya menjawab dengan meng-iyakan saja karena saya tidak ingin melukai "ego" orang yang mengatakan seperti ini.
Padahal di balik layar, ini yang sudah saya persiapkan dari tahun
2014: Visi hidup untuk dapat menginspirasi pebisnis online sebanyak
100.000 orang. Mengajarkan mereka untuk menjadi pebisnis online yang
sukses.
Kalau visi ini berhasil, berarti ada 100.000 keluarga yang sukses dan bisa menghidupi orang banyak.
Mengapa begitu?Karena kalau dipikir-pikir lagi, walaupun namanya bisnis online, kita tetap berinteraksi dengan orang lain.
Misalnya kita bertindak sebagai importir, produk owner. Kita tetap koq
butuh CS yang bahkan bisa mendapatkan hasil yang lebih besar daripada
seorang CS di bisnis konvensional.
Jadi affiliate pun, kita memberi makan pemilik produk dan network yang memiliki karyawan juga.
So, bagi saya sih.. gak ada bedanya. Mau offline ataupun online,
tergantung strategi bisnis Anda yang ingin padat karya atau tidak.
Toh ada teman saya punya toko online tapi karyawannya sampai 50-60an
saat ini cuma buat mengurusi toko onlinenya. Ada juga orang yang punya
bisnis full offline tapi karyawannya masih di bawah angka ini. Banyak
malah.
Oleh karena itu, jangan biarkan ini jadi sebuah persepsi yang salah..
Online itu hanyalah sebuah media. Seperti layaknya Anda promosi media
lain seperti di TV, radio, koran. Cuma kalau online memiliki
keunggulannya sendiri. Selain lebih murah dan sangat terjangkau. Anda
pun bisa targeting sesuai dengan keinginan Anda.
Pertanyaannya adalah bukan online atau offline. Kenapa tidak bangun keduanya?
Ujung-ujungnya si jagoan offline ini akhirnya juga sadar perlu
meng-onlinekan bisnisnya untuk mendapatkan omzet lebih banyak. Saya pun
membangun jaringan offline agar mendapatkan hal yang sama. Belajar dan
saling mendukung bersama akan kekuatan masing-masing.
Hasilnya jadi DAHSYAT luar biasa!
Salam Millionaire
Andry Salim
Silahkan Like and Share artikel status ini agar tersebar manfaatnya serta
menjadi amal jariyah bagi Anda yang membagikan artikel ini.
Offline vs Online
on Sabtu, 17 Januari 2015 Label: Bisnis Internet, Strategi Bisnis

Tidak ada komentar:
Posting Komentar