Saya itu suka banget ketemu sama orang yang lebih hebat dari saya. Dengan begitu, saya dapat memahami mindset, pola pikir dan cara mereka melakukan apa yang mereka perbuat agar menjadi sukses. Kalau masuk dan ketemu dengan kelompok dimana orang-orang hebat ini ada, saya cenderung diam, tidak menonjolkan diri dan menjadi yang terjelek di antara yang terbaik.
Setelah mempelajari dari yang terbaik, saya coba memberikan value tambahan nantinya dengan mencoba memberikan mereka bantuan secara ikhlas untuk membuat mereka menjadi lebih baik jikalau saya mampu. Bukan karena ingin mengharapkan timbal balik namun karena saya memang ingin mencoba lebih dekat dan membantu sehingga saya bisa belajar lagi lebih banyak.
Saya itu suka banget juga ketemu orang yang kurang di bandingkan saya. Namun, bukan untuk menyombongkan diri. Itu kesempatan bagi saya untuk belajar lagi lebih banyak karena ketika Anda mengajarkan sesuatu dan menginspire orang lain, justru pada saat itu, Anda sedang belajar lagi dan lebih memantapkan itu di dalam diri Anda.
Terkadang, saya juga suka menyamar menjadi orang yang meski di dalam hati saya tahu lebih kurang dari saya tapi karena saya ingin mendengar ceritanya maka saya yang lebih banyak bertanya dan bersikap menjadi lebih jelek di bandingkan dirinya.
Misalnya kalau ketemu supir taksi, saya akan tanya sudah seberapa lama jadi supir taksi. Saya juga mau apply nyari kerjaan jadi supir taksi. Suka dukanya gimana dan menurut dirinya, gimana sih bisa sukses jadi supir taksi atau rencana hidupnya seperti apa.
Setelah itu, saya turun dan memberikan tips lebih banyak kepadanya dan mengucapkan terima kasih buat sharingnya.
Salah satu pembelajaran yang saya ingat justru dari tukang service AC mobil. Sang tukang service AC mobil ini emang nakal dan suka konyol pada masa mudanya. Jokesnya berbunyi seperti ini "Biarin air di dalam botol suka berceceran kemana saja, kan yang penting botolnya pulang."
Kalau Anda yang sudah punya istri, sedikit banyak tahu maksudnya. Walau jokesnya "agak kasar" tapi saya belajar bahwa penting untuk komunikasi dengan orang yang Anda kasihi setiap harinya agar tidak terasa jauh.
Sebab sayang tukang service ini muncul istilah itu gara-gara bertengkar dengan istrinya dan hampir terjadi perceraian. Tentu saya tidak ingin terjadi hal seperti itu dan saya belajar dari pengalamannya untuk bisa lebih menghargai istri saya.
Oleh karena itu, jangan lelah untuk belajar dari siapapun. Dimanapun Anda berada, Anda bisa belajar dan melihat peluang.
Bagian yang peluang, mungkin saya cerita lain kali di dalam status sharing berikutnya.
Salam Millionaire
Andry Salim
Silahkan Like and Share artikel status ini agar tersebar manfaatnya serta menjadi amal jariyah bagi Anda yang membagikan artikel ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar